Sabtu, 07 September 2013

JIKA ANAK.... !

Jika anak biasa dicela
Ia akan terbiasa menyalahkan
Jika anak biasa dimusuhi
Ia akan terbiasa untuk menentang
Jika anak biasa dikasihani
Ia akan terbiasa meratapi nasib
Jika anak dikelilingi oleh olok-olok
Ia akan menjadi pemalu
Jika anak dikitari rasa iri
Ia akan terbiasa merasa bersalah
Jika anak serba dimengerti
Ia akan terbiasa menjadi penyabar
Jika anak banyak dimotivasi
Ia akan terbiasa percaya diri
Jika anak banyak dipuji
Ia akan terbiasa menghargai
Jika anak diterima oleh lingkungannya
Ia akan terbiasa menyayangi
Jika anak tak banyak dipersalahkan
Ia akan senang menjadi dirinya sendiri
Jika anak biasa mendapat pengakuan dari kanan kirinya
Ia akan terbiasa menetapkan arah langkahnya
Jika anak biasa diperlakukan secara jujur
Ia akan terbiasa melihat kebenaran
Jika anak biasa ditimang tanpa berat sebelah
Ia akan terbiasa melihat keadilan
Jika anak biasa mengenyam rasa aman
Ia akan terbiasa mengandalkan diri sendiri dan mempercayai sekitarnya
Jika anak biasa dikeruminu keramahan
Ia akan terbiasa berpendirian “sungguh indah dunia ini…”



Kamis, 27 Juni 2013

SYI’IR PADANG BULAN (HABIB SYAIKH)



Allohumma sholli wasallim alaa
Sayidinaa wamaulanaa Muhammadin
Adada maa fii’ilmillahi sholatandaaimatan
Bida waami mulkillahi…. 2x
Padang bulan, padange koyo rino, rembulane
          Sing ngawe-awe… 2x
Ngelengake, ojo turu sore… 2x
Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore… 2x
Iki dino, ojo lali lungo ngaji takon marang kyai guru
          Kang pinuji…. 2x
Enggal siro, ora gampang kebujuk syetan
Insya Alloh, kitomenang lan kebejan… 2x
Lamun wong tuwo, lamun wong tuwo keliru mimpine
          Ngalamat bakal,
Ngalamat bakal getun mburine….. 2x
Wong tuwo loro, kundur ing ngarso pangeran
Anak putune rame-rame rebutan warisan….. 2x
Wong tuwo loro ing jero kuburan nyandang susah
          Sebab mirsane putera-
Puterine ora ngibadah dho pecah belah… 2x
Kang den arep-arep yoiku turune rahmat
Jebul kang teko-jebul kang nambahi
Jaman kepungkur ora jaman, jaman bututan
          Esuk-esuk rame-rame
Luru ramalan…. 2x
Gambar kucing dikiro gambar macan
Bengi diputer-bengi diputer metu wong edan… 2x

Kurang puas-kurang puas luru lamaran
Wong ora waras-wong ora waras dadi takonan… 2x
Kang ditakoni ngguyu cekakan
Jabul kang takon-jebul kang takon wis ketularan… 2x

Selasa, 25 Juni 2013

PROPOSAL MINI KONSEP GURU IDEAL (Studi Analisis Kitab “Ta’lim Muta’allim” karya Syaikh Az-Zamuji)

I.                   Latar Belakang Masalah

Dalam kehidupan ini sangatlah penting yang namanya pendidikan bagi setiap orang untuk bekal masa depannya karena “Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi perananya di masa yang akan datang (UUSPN Nomor 2 Bab I Pasal 1)[1]”. 
“Pembelajaran diartikan sebagai suatu kegiatan pengajaran yang mengondisikan seseorang belajar[2]”. Maksudnya ada yang mengondisikan seseorang belajar yaitu pendidik atau guru dengan bertujuan agar peserta didik dapat belajar optimal melalui berbagai kegiatan edukatif.
Guru merupakan factor yang sangat dominan dan penting dalam pendidikan formal pada umumnya karena bagi peserta didik guru sering dijadikan tokoh teladan, bahkan tokoh identifikasi diri[3]. Posisi guru di mata peserta didik sangatlah istimewa karena guru bagi mereka sesuai dengan namanya harus di gugu dan ditiru. Peserta didik mengharapkan guru yang ideal yang bisa mereka teladani dan menirukan setiap perkataan, perbuatan serta lainnya yang berkaitan dengan guru. Seperti yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantoro dalam sistem Amongnya yaitu guru harus :
Ing ngarso sungtulodo
Ing madyo mangun karso
Tut wuri handayani
Artinya guru harus menjadi contoh dan teladan, membangkitkan motif belajar siswa serta memberi motivasi dari belakang[4].
Dari kerangka pemikiran diatas bermaksud bahwa sangatlah penting guru yang ideal bagi para peserta didik untuk membimbing, mengajar dan melatih mereka mempersiapkan bekal guna masa depannya. Begitu pula menurut Syaikh Az Zamuji melalui karyanya kitab Ta’lim Muta’allim dapat dijadikan bahan studi analisis konsep guru ideal yang diharapkan oleh peserta didik dari perspektif agama Islam karena didalam kitab Ta’lim Muta’allim terdapat bab yang menerangkan tentang santri yang mencari seorang guru yang ideal agar dia mendapatkan ilmu yang diharapkannya.

II.                Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, dapat diambil menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana konsep guru ideal dalam kitab “Ta’lim Muta’allim” karya Syaikh Az Zamuji ?

III.             Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  konsep guru ideal melalui studi analisis dalam kitab “Ta’lim Muta’allim” karya Syaikh Az Zamuji.


IV.             Metodologi Penelitian

Adapun metodologi penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan ( library research ), yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literatur. Data yang dikehendaki dalam penelitian ini adalah data kualitatif, Dan Obyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah konsep guru ideal dalam kitab “Ta’lim Muta’allim” karya Syaikh Az Zamuji.
 .


[1] Din Wahyudin, Supriadi & Ishak Abduhak, “Pengantar Pendidikan”, Universitas Terbuka, Jakarta, 2006, Hlm. 3.29.
[2] Ibid., Hlm. 3.30.
[3] Djam’an satori, dkk., “Profesi Keguruan”, Universitas Terbuka, Jakarta, 2007. Hlm. 2.1.

[4] Djam’an satori, dkk., “Profesi Keguruan”, Universitas Terbuka, Jakarta, 2007. Hlm. 2.5.