Sabtu, 10 Mei 2014

WAWANCARA : MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH


A.     Identitas Sekolah
Nama Sekolah              : SMP Negeri 2 Indramayu
Alamat Sekolah            : Jl. Yos Sudarso Kelurahan Margadadi Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu. Telp. (0234) 272824 Indramayu 45211

B.     Pelaksanaan Wawancara
Hari/ tanggal                 : Jum’at, 2 Mei 2014
Narasumber                 : Hafsah, MA

C.     Dialog Antara Pewawancara dan Nara Sumber
Topik : Menerapkan Karakter Religius Setiap Pagi Hari di Sekolah
Pewawancara (W) : Indra Nurul Hayat, S.Pd.I
Narasumber (N) : Hafsah, MA (Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Indramayu Kabupaten Indramayu)

W : Assalamu’alaikum. Saya perhatikan setiap pagi di sekolah ini sangat disiplin, tertib dan nyaman.  apakah yang sekolah terapkan dalam mendidik siswa?
N : Wa’alaikumsalam. Alhamdulillah sekolah ini setiap pagi hari terlihat sangat disiplin, tertib dan nyaman. Dalam mendidik siswa setiap pagi sekolah mengharuskan semua siswa tepat waktu masuk ke sekolah dan diharuskan mengikuti kegiatan ngaji bersama selama 15 menit di halaman sekolah.
W : Siapa sajakah yang mengikuti kegiatan pagi ini ?
N : Yang mengikuti yaitu seluruh siswa dan para guru, bukan hanya mereka saja tetapi Kepala Sekolah juga ikut beserta semua staf tata usaha di sekolah ini.
W : Bagaimana penerapan kegiatan ini di sekolah bu ?
N : Penerapannya, setiap pagi hari selasa sampai hari kamis siswa berkumpul dilapangan dengan membawa al-qur’an masing-masing dan memulai membaca surat-surat pendek dari surat Al-Fatihah sampai surat Adh-Dhuha secara bersama-sama dengan dibimbing oleh para wali kelas. Pasti kamu tanya kenapa hari senin, jum’at dan sabtu tidak ada ? karena hari senin itu ada Upacara bendera.hari jum’atnya kegiatan lain yaitu dzikir bersama dengan membaca asma’ul husna dan dilanjutkan dengan siraman rohani dari kepala sekolah dan guru yang terjadwal untuk mengisi siraman rohani.  
W : Siapa sajakah yang bertanggung jawab dalam pelakanaan kegiatan pagi hari di sekolah ini bu ?
N : Seluruh guru yang berada di dalam lingkungan sekolah, dan khususnya guru pendidikan agama yang memeran peran utama.
W : beraapa lama kegiatan ini berlangsung bu ?
N : kegiatan setiap pagi hari ini di mulai dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 08.00 wib, atau tepatnya sebelum KBM di mulai.
W : Bagaimanakah menyikapi siswa yang tidak mau mengikuti kegiatan pagi hari ini ?
N : Memang tidak semua siswa mau mengikuti peraturan dan kegiatan di sekolah, maka sebagai guru kami tidak pernah bosan untuk menegur dan menasehati siswa kami. Biasanya siswa yang tidak mau mengikuti kegiatan ini bukan karena tidak mau tetapi karena telat berangkat kesekolah, mereka akan tetap harus mengikuti kegiatan apabila kegiatan masih berlangsung dan mereka ditempatkan di depan teman-teman mereka yg tepat waktu, baru setelah kegiatan selesai siswa akan kami tegur dengan menasehatinya.
W : Baiklah bu, terima kasih banyak atas informasi dan kesediaan waktunya. Semoga informasi ini dapat berguna baik bagi saya, dan bagi semua guru. Semoga SMP Negeri 2 Indramayu ini semakin maju dan  bisa menjadi contoh yang baik bagi sekolah lainnya. Amin. Wassalamu’alaikum.
N : Sama-sama mas, amin. Wa’alaikumsalam.

D.    Hasil Wawancara
1.      Nilai-nilai yang ditanamkan dalam sekolah ini meliputi : kedisiplinan, ketertiban, kereligiusan, dan lainnya. Salah satu karakter yang diterapkan dalam sekolah ini adalah menerapkan kedisiplinan dan kereligiusan dilingkungan sekolah dan mengembangkan kereligian siswa.
2.   Cara yang digunakan untuk membuat siswa disiplin dan religius adalah dengan melakukan kegiatan ngaji dan dzikir bersama setiap paginya sebelum kegiatan belajar di mulai. Strategi yang digunakan oleh guru adalah dengan menanamkan sikap religi dengan dzikir dan mengaji dilingkungan sekolah.
3.      Manfaat yang didapat :
a.       Untuk siswa
·        Siswa akan terbiasa untuk disiplin dan mengaji
·     Siswa bukan sekedar mengaji, berdzikir dan mendengarkan siraman rohani tetapi juga mampu mengimplementasikannya di rumah masing-masing dan yg sebelumnya tidak bisa mengaji, bisa belajar membiasakan mengaji.
·        Dengan lingkungan sekolah yang disiplin dan religi, suasana belajar pun menjadi lebih nyaman dan tentram.
b.      Untuk Sekolah
·        Suasana lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman, disiplin dan tertib
·        Meminimalisir datangnya penyakit kurang disiplin dan tidak bisa mengaji.
·        Sekolah akan lebih meningkatkan kualitas sekolah
·   Adanya penilaian yang positif dari masyarakat, baik masyarakat orang tua siswa maupun masyarakat umum.
·      Insya Allah sekolah akan menjadi lebih maju dan mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas, berguna bagi Agama, Bangsa, dan Negara.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar